ETS PWEB

Nama : Hana Azizah Nurhadi 

NRP : 5025231134 
Kelas : PWEB E

ETS PWEB

1. Apa yang dimaksud dengan domain dan hosting dalam konteks aplikasi web? Beri contoh bagaimana keduanya berfungsi bersama.

Domain adalah alamat website yang digunakan untuk mengakses sebuah website, seperti nama jalan untuk sebuah rumah. Contohnya: google.comtokopedia.comdetik.com. Hosting adalah tempat menyimpan file-file website (seperti HTML, gambar, database) di server yang terhubung ke internet. Ini seperti "rumah" tempat website tinggal.

Bagaimana keduanya berfungsi bersama yaitu misalkan membuat toko online, pertama-tama membeli domain "tokosaya.com" dan menyewa hosting untuk menyimpan file website. Ketika pengunjung mengetik "tokosaya.com", browser mencari alamat IP server hosting melalui sistem DNS. Setelah menemukan server yang tepat, browser mengambil file website dari hosting lalu file tersebut ditampilkan sebagai website di browser pengunjung.

Analogi sederhananya:

  • Domain = Alamat rumah
  • Hosting = Rumah tempat tinggal
  • File website = Barang-barang di dalam rumah

Keduanya harus ada agar website bisa diakses. Tanpa domain, orang tidak bisa menemukan website. Tanpa hosting, tidak ada tempat untuk menyimpan file website.


2. Apa peran DNS dalam arsitektur aplikasi web dan bagaimana proses resolusi nama domain bekerja?

Peran DNS dalam aplikasi web yaitu pertama-tama sebagai penerjemah alamat, yaitu mengubah nama domain yang mudah diingat (misal: www.google.com) menjadi alamat IP (misal: 142.251.12.139) sehingga memungkinkan pengguna mengakses website tanpa perlu mengingat alamat IP. DNS juga bisa melakukan load balancing dengan menggunakan teknik seperti DNS round-robin, di mana beberapa IP address dikaitkan dengan satu nama domain. Setiap kali permintaan masuk, DNS bisa mendistribusikan permintaan ke berbagai server yang tersedia, membantu meningkatkan kinerja dan keandalan aplikasi web. DNS juga berperan untuk georouting, yaitu mengarahkan pengguna ke server terdekat secara geografis dan meningkatkan kecepatan akses dan pengalaman pengguna.

Proses resolusi nama domain dimulai ketika pengguna memasukkan nama domain di browser, kemudian permintaan dikirimkan ke DNS Resolver yang bertanggung jawab menemukan alamat IP dari domain tersebut. DNS Resolver pertama-tama memeriksa cache lokal untuk melihat apakah alamat IP sudah disimpan sebelumnya. Jika tidak ditemukan, resolver memulai pencarian dengan menghubungi Root DNS Server. Root DNS Server akan mengarahkan resolver ke Top-Level Domain (TLD) Server yang sesuai, misalnya server .com jika domain berakhiran .com. Selanjutnya, TLD Server memberikan informasi tentang Authoritative Name Server yang menyimpan catatan DNS lengkap untuk domain tersebut. Akhirnya, Authoritative Name Server mengirimkan alamat IP dari domain tersebut ke resolver, yang kemudian meneruskannya ke browser untuk menghubungkan pengguna ke server aplikasi web yang diinginkan.


3. Seorang klien ingin Anda membuat formulir kontak yang mengumpulkan nama, email, nomor telepon, dan pesan. Selain itu, formulir harus memiliki validasi untuk memastikan bahwa semua bidang diisi dan email diisi dalam format yang benar. Buatlah struktur HTML untuk formulir ini dan tambahkan JavaScript untuk melakukan validasi.

Link Code

Link Website

Dokumentasi:




4. Desainlah dan implementasikan halaman detail berita yang menampilkan konten lengkap sebuah berita. Halaman harus mencakup: Judul berita, Gambar utama, Tanggal publikasi, Konten berita, dan Tombol untuk kembali ke daftar berita.

Link Code

Link Website

Dokumentasi:







Komentar

Postingan Populer